Berita

NasDem Minta Pemerintah Utamakan Pencegahan Campak

JAKARTA (20 Januari): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nurhadi meminta pemerintah menangani serius kasus campak yang merebak di Indonesia. Pemerintah perlu mengedepankan pencegahan daripada mengobati.

“Kita masih memegang prinsip mencegah lebih baik daripada mengobati. Tetapi bila ada yang sudah terlanjur sakit, maka harus segera ditangani dan jangan sampai menular kepada yang lain,” ungkap Nurhadi dalam keterangannya, Kamis (19/1).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sebanyak 31 provinsi di Indonesia telah melaporkan 3.341 kasus campak pada 2022. Sebanyak 12 provinsi di antaranya sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Kasus campak terbanyak ada di Provinsi Aceh dengan 2.000 kasus.

“Ini menjadi keprihatinan bagi kita dan kita terus mendorong agar jangan sampai kasus campak ini melebar, karena 90 persen orang bersentuhan atau berinteraksi dengan pasien campak dapat tertular bila tidak memiliki kekebalan terhadap virus tersebut,” ujar Nurhadi.

Legislator NasDem dari Dapil Jawa Timur VI (Kabupaten Tulungagung, Kota Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Blitar) tersebut mendorong pemerintah untuk pemenuhan imunisasi dasar lengkap pada anak, termasuk imunisasi measles dan rubella (MR). Ini penting untuk melindungi anak dari bahaya virus campak.

“Berdasar data WHO, vaksin MR aman dan 95 persen efektif mencegah campak dan rubella,” tandas Nurhadi. (RO/dis/*)

Share: