Berita

Kewenangan Otsus Juga Perlu Diberikan ke Papua

MANOKWARI (4 Mei): Anggota Pansus Revisi UU Otonomi Khusus (Otsus) DPR-RI dari Fraksi Partai NasDem, Rico Sia akan mendorong kajian lebih mendalam terkait revisi UU Nomor 21 tahun 2001 tentang Otsus Papua.

Menurut Rico, selain usulan inisiatif pemerintah melalui Kemendagri, pansus akan melakukan kajian lebih komprehensif sehingga ada tambahan pasal, mengingat revisi UU Otsus Papua itu akan berlaku 20 tahun ke depan.

“Jangan sampai apa yang kita perjuangkan bersama, ingin melihat orang Papua sejahtera, namun kemudian menjadi gejolak seperti yang terjadi saat ini. Ini harus ada perubahan,” tegas Rico Sia seusai mengikuti rapat dengar pendapatan umum dengan Pemprov Papua Barat di Manokwari, Papua Barat, Senin (3/5).

Wakil rakyat dari dapil Papua Barat itu mengatakan, hal itu akan menjadi fokus utama yang akan diperjuangkan serta dikawal hingga tuntas supaya revisi itu dan diundangkan.

Untuk maksimalnya pelaksanaan otsus di Papua, Rico akan mengusulkan jangka waktu evaluasi penggunaan anggaran otsus, agar apa yang menjadi roh UU itu bisa menyentuh masyarakat asli Papua.

Selain itu, anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem tersebut menegaskan stigma yang menyebutkan bahwa kegagalan otsus ada di Pemerintah Pusat menurutnya tidak tepat. Karena yang mengelola anggaran tersebut pemerintah daerah. Orang Pusat hanya menggelontarkan.

“Kita tidak boleh menyalahkan siapa-siapa tetapi kita cari solusi. Akan kita perjuangkan agar bukan saja uang dikasih, namun kewenangan otsus juga dikasih ke daerah, supaya pemerintah daerah mengatur secara maksimal agar tidak menimbulkan konflik di daerah,” tegas Legslator NasDem tersebut.

Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik memberikan signal lampu hijau untuk penambahan revisi pasal sesuai kebutuhan, dari hasil rapat dengar pendapat umum dengan pemerintah daerah dan stakeholder itu.

“Tentunya apa yang kita lakukan sekarang yaitu mendengar tetapi apakah dalam prosesnya akan ada penambahan itu kita (Pemerintah) serahkan sepenuhnya kepada tim pansus dan akan kita bahas bersama,” tegas Dirjen Otda.(Sonia/HH/*)

Share: