Berita

Gobel Siapkan Ekosistem Pertanian dari Hulu hingga Hilir

LIMBOTO (3 Mei): Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmad Gobel kembali menyalurkan bantuan untuk para petani di Desa Tabongo Timur, Kecamatan Tabongo, di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Minggu (2/5).

Dalam kegiatan tersebut Rachmad Gobel di dampingi oleh Stafsus Rustam Akili, dan dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Dari Fraksi NasDem Roman Nasaru,Kepala Dinas Pertanian Kab. Gorontalo Rahmat Pomalingo, dan kepala Desa Tabongo Timur.

“ Tahun ini Kabupaten Gorontalo baru mendapatkan bantuan benih 2000 hektar, Alhamdulillah dengan kehadiran Pak Rachmad Gobel, kami mendapatkan bantuan aspirasi berupa benih untuk 22.000 hektar dari Kementerian Pertanian yang terdiri dari 3 varitas,”ungkap Rahmat Pomalingo.

Lebih lanjut, Rahmat Pomalingo mengakui bahwa kehadiran Rachmat Gobel sebagai Wakil rakyat di DPR RI sangat terasa manfaatnya, khususnya bagi para petani. Oleh sebab itu beliau berharap terus Rachmad Gobel bisa mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Gorontalo.

Dalam kesempatan tersebut, Gobel juga menyebutkan, bantuan berupa benih diberikan guna membantu dan meningkatkan ekonomi petani di Gorontalo dan harus terus dimaksimalkan dengan kerja-kerja konkret.

Upaya mendorong kesejahteraan para petani di Gorontalo, Gobel tidak hanya menyerahkan bantuan benih, pupuk, dan alsintan. Namun wakil rakyat dari dapol Gorontalo itu juga sudah menyiapkan ekosistem pertanian dari hulu sampai hilir untuk para petani melalui koperasi tani.

“Koperasi yang saya gagas bukan hanya membantu petani untuk mendapatkan benih,dan pupuk, tapi juga menjaga harga jual hasil pertanian agar tetap stabil,” kata Legislator NasDem tersebut.

Tidak hanya sampai di situ, Rachmad Gobel juga menambahkan ekosistem pertanian yang dibangun juga akan menyiapkan industri pengelolaan jagung yang terintegrasi dan termodern.

“Saya juga sedang menyiapkan mesin pengelolaan, serta mesin pengering beras dan jagung untuk para petani. Karena itu dapat meningkatkan 30 persen hasil produktivitas pertanian dari yang sekarang,” tandas Gobel.(Alfian/HH/*)

Share: