Berita

Libatkan Publik Tangani Limbah

JAKARTA (7 April): Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai NasDem, Yessy Melania mengapresiasi penanganan sampah limbah B3 dan medis Fasyankes (Fasilitas Pelayanan Kesehatan) Covid-19 yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

"Skema penanganan yang dilakukan LHK sudah baik walaupun perlu terus ditingkatkan agar semakin maksimal menangani sampah ini," ujar Yessy dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR dengan Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Sekjen Kementerian Pertanian (Kementan), dan Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/4).

Yessy mengapresiasi langkah KLHK membangun pengelolaan limbah di 32 lokasi yang menjadi prioritas nasional 2020 hingga 2021.

"Kami apresiasi sebagai langkah dan komitmen baik dalam penanganan sampah. Pelibatan pemda, masyarakat dan para tokoh masyarakat perlu diperkuat agar gerakan penanganan sampah semakin baik," kata Legislator NasDem itu.

Yessy meminta Kementerian LHK meningkatkan pelibatan publik melalui sosialisasi dan edukasi guna penanganan limbah B3 dan medis fasyankes.

"Kuncinya kita semua harus terlibat, bergerak, dan berpartisipasi aktif dalam penanganan limbah ini," jelasnya.

Selain itu, Yessy menyebutkan inovasi aplikasi Rapel (aplikasi untuk menjual sampah anorganik) dalam mengelola sampah bisa menjadi contoh dan gerakan positif dan pemberdayaan bagi masyarakat milenial.

"Pelibatan milenial untuk inovasi pengolahan sampah menurut saya sudah banyak, hanya perlu diperkuat dan didukung semua pihak. Pelibatan teknologi juga bisa diterapkan dalam pengolahan sampah ke depan," tukasnya.

Wakil rakyat dari dapil Kalimantan Barat II (Sanggau, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, dan Melawi) itu meyakini bahwa kerja dan kepedulian kolektif dapat menjadi solusi penanganan dan pengelolaan sampah di Indonesia ke depan.(Yesaya/HH/*)

Share: